Berita terbaru Podomoro Park Bandung  BACK TO NEWS

Mau Dapat Cuan dari Investasi Ruko? Begini Caranya!

Banyak hal yang harus diperhatikan ketika memutuskan menjadi investor properti, karena jika salah melangkah bisa-bisa nanti properti yang dimiliki tidak laku dijual atau disewakan. Termasuk bagi mereka yang ingin terjun ke bisnis jual atau sewa ruko.

Agar tidak salah melangkah, bagi Anda yang saat ini berencana untuk menggeluti bisnis jual atau sewa ruko, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dijalankan.

Berada di Jalan Utama

Saat berencana untuk membeli ruko, pilihlah ruko yang berada di jalan utama. Hal ini sangat penting, karena jalan utama akan banyak dilalui oleh kendaraan pribadi atau angkutan umum. Masalah lokasi ini memiliki peranan yang sangat penting, sebab banyak calon pembeli ataupun penyewa yang menyukai lokasi ruko yang berada di jalan utama.

Berada di Dalam Perumahan

Jika memang tidak menemukan lokasi di jalan utama, Anda bisa memilih lokasi di dalam perumahan. Kenapa? Karena tentunya potensi keuntungan atas bisnis sewa ruko yang dijalankan akan terbuka lebar. Pilihlah perumahan yang diperkirakan akan ramai dihuni atau yang memiliki konsep mixed used atau kota mandiri.

Pasang Tarif Sewa Ruko Sewajarnya

Jika Anda berencana mencari keuntungan dari pasar sewa, sebaiknya tentukan tarif sewa yang sewajarnya, tidak terlalu murah dan juga tidak terlalu mahal. Untuk menentukan harga sewa sendiri bisa dilakukan dengan dua cara, pertama adalah berdasarkan harga pasaran yang berada di sekitar lokasi dan kedua berdasarkan perhitungan sendiri.

Untuk Anda yang ingin menentukan harga sewa sendiri, rumus yang bisa digunakan adalah harga x capitalization rate (rata-rata capitalization rate adalah 6%-9% per tahun). Jadi jika Anda membeli ruko dengan harga Rp 500 juta, maka harga sewa adalah 9% x Rp 500 juta, maka harga sewa per tahunnya adalah Rp 45 juta.

Pelajari Kenaikan Harga Jual dan Sewa

Salah satu hal yang terpenting sebelum Anda memutuskan untuk terjun ke bisnis jual atau sewa ruko adalah menghitung yield dan capital gain. Dengan menghitung dua elemen ini, Anda bisa mengetahui persentase keuntungan yang bisa didapatkan.

Yield adalah kenaikan rata-rata sewa properti, sedangkan capital gain adalah persentase keuntungan dari menjual properti. Cara menghitung yield adalah harga sewa ruko dibagi dengan harga beli dan dikalikan 100. Contohnya, jika Anda membeli sebuah ruko seharga Rp 500 juta dan harga sewanya adalah Rp 40 juta sebulan, maka Rp 40 juta dibagi Rp 500 juta dan dikalikan 100, maka yield yang Anda dapatkan setiap tahunnya adalah 8% per tahun.

Sementara cara menghitung capital gain adalah harga jual dikurang harga beli, lalu dibagi harga beli kemudian dikali 100. Contohnya, jika Anda membeli sebuah ruko seharga Rp 500 juta, kemudian dijual dengan harga Rp 1 miliar, maka Rp 1 miliar dikurang Rp 500 juta hasilnya Rp 500 juta, kemudian dibagi Rp 500 juta hasilnya dikalikan 100, maka capital gain yang Anda dapatkan adalah 100%.

The Plaza at Podomoro Park (Foto dok. Podomoro Park Bandung)

Nah, apabila Anda sedang menargetkan untuk berinvestasi ruko dan berencana membuka usaha di lokasi yang memiliki captive market tinggi, Podomoro Park adalah pilihan yang tepat. Kawasan one stop living yang berada di Jalan Buahbatu, Bandung tersebut memiliki deretan shophouse (ruko) mewah yang bisa Anda manfaatkan untuk dibeli, kemudian disewakan atau digunakan sebagai tempat bisnis pribadi.

Salah satu ruko yang dipasarkan di Podomoro Park Bandung adalah The Plaza. Area komersial ini memiliki potensi yang menjanjikan untuk pengembangan bisnis Anda. konsep The Plaza ini dibuat mewah dengan masing-masing ruko dibuat tiga lantai. Captive market ruko ini terbilang sangat melimpah, selain berasal dari ribuan masyarakat yang tinggal di kawasan Podomoro Park, potensinya juga bisa datang dari para mahasiswa Telkom yang tercatat sekitar 24.000 mahasiswa aktif yang berada dekat dengan Podomoro Park serta para pengguna Light Rail Transit (LRT).

Podomoro Park Bandung dibangun oleh pengembang ternama PT Agung Podomoro Land (APL) Tbk. Kawasan hunian resort ini dikembangkan di atas lahan seluas 130 hektar. Dari segi lokasi, Podomoro Park Bandung terbilang sangat strategis karena dikelilingi dengan sarana transportasi yang dapat membantu mempersingkat mobilitas penghuninya.Sebagai contoh, kawasan Podomoro Park hanya berjarak 2 km dengan gerbang tol Buahbatu, stasiun LRT, serta 8 km dari Alun-alun Kota Bandung dan 9 km dari Gedung Sate.*