Berita terbaru Podomoro Park Bandung  KEMBALI KE BERITA

Menikmati Indahnya Pesona Alam Ranca Upas di Bandung Selatan

Bandung Selatan adalah surga bagi para penikmat wisata baik dari Bandung maupun dari luar daerah. Ada sekian banyak destinasi wisata di sana. Salah satunya adalah Kampung Cai Ranca Upas yang belakangan ini menjadi tujuan dari para penikmat alam dan pencari keindahan.

Kampung Cai adalah nama dalam bahasa setempat, artinya kampung air. Ia terletak di Ranca Upas, sebuah kawasan di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut.

Medannya yang rawa-rawa di tengah hutan belantara dengan banyak hewan liar, menjadikan kawasan seluas lebih dari 200 hektar ini di masa lalu tidaklah ramah bagi manusia.

Nama Ranca Upas pun memiliki arti yang tidak cukup ramah. Ranca artinya rawa, sedangkan upas adalah nama pohon yang banyak tumbuh di sana. Pohon upas yang beracun dan menjadi bahan pembuat anak panah beracun pada zaman dulu.

Kesan itu kini lenyap. Semua ini berubah setelah kawasan ini dikelola dengan baik oleh Perhutani. Publik pun lebih mengenal Kampung Cai Ranca Upas sebagai lokasi wisata yang sejuk, tenang, dan unik. Apalagi, jika Anda datang ke Ranca Upas bersama keluarga atau rekan-rekan, bisa dipastikan ada hasrat ingin kembali lagi ke sana.

Ragam Objek Wisata dalam 1 Lokasi

Sumber : Google Images

Dari Kota Bandung, tidaklah sulit untuk mencapai lokasi ini. Hanya sekitar 50 km dengan waktu tempuh berkisar 90-100 menit menggunakan kendaraan pribadi.

Namun, jika Anda berangkat dari kawasan Podomoro Park, waktu tempuh sekitar 1 jam dengan jarak sekitar 47 km.

Keluar dari kawasan Podomoro Park, Anda masuk gerbang Tol Buahbatu yang hanya berjarak 2 km, menempuh jalur Tol Purbaleunyi, lalu Tol Soreang-Pasirkoja, setelah keluar tol Anda terus menuju Pasar Ciwidey. Dari situ, teruslah ke atas menuju Rancabali Situ Patenggang. Anda akan dapat melihat pintu gerbang Patuha Resort, Kawah Putih, dan Kampung Cai Ranca Upas.

Lantas, apa daya tarik dari Kampung Cai Ranca Upas ini? Sesungguhnya, Bandung memiliki sejumlah camping ground atau lokasi berkemah. Ranca Upas merupakan salah satu lokasi camping dengan kapasitas hingga 10.000 orang.

Uniknya lagi, kawasan camping ini sekaligus memiliki sejumlah daya tarik wisata yang memikat hati dan rasa ingin datang dan datang lagi.

Andre, seorang wisatawan asal Jakarta yang datang dengan istri dan kedua anaknya mengaku sangat betah berada di Ranca Upas. Ketika ditemui, sudah hari ketiga mereka berada di sana. Mereka menyewa tenda dan memilih sendiri lokasi kemah, lalu petugas lokasi wisata itu yang mendirikan tenda untuk mereka berempat.

Andre, seorang wisatawan asal Jakarta yang datang dengan istri dan kedua anaknya mengaku sangat betah berada di Ranca Upas. Ketika ditemui, sudah hari ketiga mereka berada di sana. Mereka menyewa tenda dan memilih sendiri lokasi kemah, lalu petugas lokasi wisata itu yang mendirikan tenda untuk mereka berempat.

“Hari pertama kami datang, anak saya paling kecil langsung meminta kami untuk bermain dengan rusa-rusa di sebelah sana,” katanya sambil menujuk ke arah tempat penangkaran rusa yang tak jauh dari tenda mereka. Hanya dengan Rp 15.000 per orang, mereka sudah bisa menikmati banyak hal di dalam kawasan ini.

Sumber : Google Images

Jika tidak ingin menggunakan tenda, ada juga pilihan untuk berkemah di dalam mobil atau disebut campervan. Campervan atau motorhome merupakan mobil yang memiliki fasilitas lengkap seperti layaknya rumah. Ada dapur, tempat tidur, kamar mandi, bahkan ruang makan. Dengan campervan, Anda tidak perlu repot menyewa tenda. Tinggal datang, pilih lokasi sesuai selera Anda, dan berkemahlah dengan semua fasilitas yang tersedia di Ranca Upas.

Jika tidak ingin direpotkan dengan urusan masak-memasak, Ranca Upas menyediakan warung makan dan minum yang dibuka selama 24 jam. Juga, mushala, toko kelontong, toilet, dan kamar mandi, fasilitas charger, dan tempat parkir yang luas.

Andre sekeluarga memang penyuka wisata ala camping begini. Mereka menilai, tidak ada lokasi camping yang sama seperti di Kampung Cai Ranca Upas. Setelah bermalam di dalam tenda sewaan, pagi harinya sembari menikmati sunrise nan indah, kedua putra mereka

kembali bermain-main dengan rusa-rusa di lokasi penangkaran. Untuk lebih akrab dengan hewan bertanduk panjang ini, mereka memberi makan wortel dan sayuran lain yang dijual di pintu masuk lokasi itu.

Andre kebetulan kurang suka, tetapi bagi penyuka aktivitas fun adventure seperti kegiatan outbound atau gathering, lokasi ini juga memiliki fasilitas yang menarik dan menantang. Banyak wisatawan yang berkunjung ke daerah ini untuk menjajalnya. Biasanya, mereka yang datang ke lokasi ini, pergi bersama keluarga tercinta atau kerabat lainnya.

Sumber : Google Images

Mencoba outbound di sini, dijamin akan menjadi petualangan seru yang tidak akan dijumpai di tempat wisata lainnya. Bagaimana tidak, ada fasilitas permainan perahu-perahuan di kolam air, flying fox, elvis bridge, jembatan goyang, paintball, sepeda gunung, dan game seru lainnya.

Seusai bermain dengan berbagai fasilitas outbound di sini, Anda dapat menggenapinya dengan meregangkan otot sambil berendam dalam kolam air panas. Ada bagian khusus orang dewasa dan ada bagian lagi untuk anak-anak. Ini adalah salah satu fasilitas lain yang disediakan. Tak cuma kolam, kamar bilasnya pun dialiri air hangat.

Fasilitas Nan Lengkap

Sumber : Google Images

Anda tak perlu khawatir dengan berbagai kebutuhan berkemah, outbound, dan keperluan wisata lainnya karena tersedia lengkap di tempat penyewaan. Berbagai jenis tenda dengan beragam ukuran tersedia dengan tarif sewa mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 700.000 per malam.

Juga kelengkapan camping lainnya, seperti matras, sleeping bag, extra bed, kayu bakar untuk api unggun, hingga genset dan lampu petromaks. Semua tersedia dan dapat disewa.

Bagi kelompok atau rombongan yang hendak mengadakan kegiatan semiformal di lokasi ini, pengelola juga menyediakan gedung serbaguna yang dapat disewa, lengkap dengan sound system.

Bagaimana? Menarik bukan? Yuk, ajak keluarga tercinta Anda untuk menikmati indahnya ciptaan Tuhan di Ranca Upas, Bandung Selatan.